3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya

3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya

3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya

3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya
3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya

Apa sajakah penyakit ikan nila dan pengobatannya? Ikan nila merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak dibudidayakan oleh para petani lokal. Ikan ini memiliki beberapa keunggulan terutama pada kecepatan pertumbuhannya, memiliki respons yang indah terhadap pakan buatan, bisa bertahan hidup dengan populasi yang tinggi, serta tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Ikan nila juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi alasannya mengandung daging yang lezat dan banyak disukai oleh masyarakat.

Ikan nila (Oreochromis niloticus) yakni ikan air tawar yang tergolong dalam famili Chiclidae. Di perdagangan internasional, ikan ini disebut sebagai red tilapia. Sedangkan beberapa kawasan di Indonesia menyebutnya dengan istilah kakap merapi atau mujarah. Ikan ini mempunyai postur tubuh agak lingkaran dan pipih, verbal ada di ujung kepala, serta badannya berwarna kemerah-merahan, bintik-bintik hitam, dan ada pula yang albino.

Terdapat tiga penyakit utama pada ikan nila yaitu penyakit yang menyerang kulit, insang, dan organ dalam. Guna mengetahui jenis penyakit yang menyerang pada seekor ikan nila serta teknik pengendaliannya yang tepat, Anda harus melaksanakan diagnosa secara menyeluruh. Diagnosa mencakup juga pada pengamatan terhadap gejala-gejala awal yang dialami oleh ikan nila yang berpenyakit.

Apa sajakah penyakit ikan nila dan pengobatannya Simak 3 Penyakit Ikan Nila dan Pengobatannya

Penyakit Kulit

ikan cupang aduan – Gejala-gejala dari penyakit kulit ini antara lain munculnya warna merah pada bagian-bagian tubuh tertentu dari ikan nila, kulit berubah warna menjadi tampak pucat, serta tubuhnya juga diselimuti dengan lendir yang cukup tebal. Pengendaliannya bisa dilakukan dengan merendam ikan tersebut di dalam larutan PK (kalium permanganat) dengan dosis 2 gram/10 liter air selama 30-60 menit. Pengobatan dengan metode ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Opsi lainnya yakni penanggulangan penyakit memakai Negovon dengan dosis 2-3,5% dalam waktu menit.

Penyakit Insang

Ikan nila yang sedang mengidap penyakit pada bab insangnya bisa dilihat dari ciri-ciri menyerupai tutup insang mengalami jerawat serta lembaran insang tampak berwarna pucat alias keputih-putihan. Metode yang dapat dilakukan untuk mengobati ikan nila yang sedang sakit pada bab insangnya sama menyerupai teknik pertama, yakni bisa menggunakan larutan PK atau Negovon.

Penyakit Organ Dalam

Tanda-tanda awal dari serangan penyakit organ dalam pada ikan nila di antaranya perut ikan membengkak, sisiknya tampak berdiri, dan gerakan ikan menjadi lemas. Pengendalian terhadap penyakit organ dalam masih sama dengan pengobatan penyakit kulit.

Untuk mencegah mewabahnya penyakit pada bak ikan nila, Anda bisa melaksanakan upaya-upaya sebagai berikut :

  • Jangan menebarkan benih ikan nila secara berlebih di dalam suatu bak sehingga kapasitasnya melebihi anjuran.
  • Berikan pakan yang kondisinya bagus, kualitasnya tinggi, serta kuantitasnya cukup.
  • Perhatikan kebersihan air kolam tanah dan lakukan penggantian secara berkala.