Alasan dibuatnya sampel :

Alasan dibuatnya sampel :

  1. Populasi besar, tidak mungkin seluruh elemen diteliti.
  2. Keterbatasan waktu penelitian, biaya, dan sumber daya manusia.
  3. Penelitian terhadap sampel bisa lebih reliabel daripada terhadap populasi, misalnya, karena elemen sedemikian banyaknya maka akan memunculkan kelelahan fisik dan mental para pencacahnya sehingga banyak terjadikekeliruan.
  4. Populasi homogen, penelitian terhadap seluruh elemen dalam populasi menjadi tidak masuk akal.
  5. Seringkali penelitian populasi dapat bersifat merusak.
  1. Syarat dan Ukuran Sampel

Syarat  sampel

  1. Akurasi atau ketepatan , yaitu tingkat ketidakadaan “bias” (kekeliruan) dalam sampel. Dengan kata lain makin sedikit tingkat kekeliruan yang ada dalamsampel, makin akurat sampel tersebut. Tolak ukur adanya“bias” atau kekeliruan adalah populasi.
  2. Agar sampel dapat memprediksi dengan baik populasi, sampel harus mempunyai selengkap mungkin karakteristik populasi.

Ukuran sampel

  1. Ukuran sampel harus mewakili  populasi.
  2. Ukuran sampel mempengaruhi tingkat kesalahan yang terjadi.
  3. Semakin banyak ukuran sampel maka semakin kecil tingkat kesalahan generalisasi yang terjadi dan sebaliknya.
  1. Teknik Pengambilan Sampel

Probability Sampling, menyatakan bahwa :

  1. Setiap anggota populasi mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
  2. hasil penelitian dijadikan ukuran untuk mengestimasi populasi (melakukan generalisasi)

Non probability Sampling, menyatakan bahwa :

  1. Setiap anggota populasi tidak mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
  2. Hasil penelitian tidak untuk melakukan generalisasi

PROBABILITY SAMPLING

  1. Setiap elemen dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai subyek dalam sampel.
  2. Menentukan probabilitas atau besarnya kemungkinan setiap unsur dijadikan sampel. Dalam merencanakan sampling probabilitas, idealnya peneliti telah memenuhi beberapa persyaratan berikut:
  1. Diketahui besarnya populasi induk
    1. Besarnya sampel yang diinginkan telah ditentukan
  1. Simple Random Sampling
  1. Teknik sampling secara acak, setiap individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel
  2. Syarat: anggota populasi dianggap homogen
  3. Cara pengambilan sampel bisa melalui undian
  4. Sampling ini memiliki bias terkecil dan generalisasi tinggi
  5. Banyak digunakan dalam penelitian sains.

Procedure :

  1. Susun “sampling frame”
  2. Tetapkan jumlah sampel yang akan diambil
  3. Tentukan alat pemilihan sampel
  4. Pilih sampel sampai dengan jumlah terpenuhi

Pos-Pos Terbaru

Close
Menu