Diduga Rangkap Jabatan, Kepala SMAN 7 Perlu Dikaji Ulang

Diduga Rangkap Jabatan, Kepala SMAN 7 Perlu Dikaji Ulang

Diduga Rangkap Jabatan, Kepala SMAN 7 Perlu Dikaji Ulang

Diduga Rangkap Jabatan, Kepala SMAN 7 Perlu Dikaji Ulang
Diduga Rangkap Jabatan, Kepala SMAN 7 Perlu Dikaji Ulang

Kepala SMAN 7, Drs. Hamdari SPd sulit dijumpai terkait jual beli buku dan seragam. Selasa (2/9/2019) kemarin Reaksi mencoba lagi menemui yang bersangkutan tetapi yang bisa ditemui di sekolah itu hanya guru kimia M.Maulut.

Awalnya Hamdari disebut-sebut ada di ruangan tetapi begitu Reaksi meminta waktu untuk klarifikasi

,  yang bersangkutan dikatakan tidak ada di tempat.

SMAN 7 sebenarnya dikenal sebagai sekolah yang berhasil meraih segudang prestasi, tetapi sekolah ini diterpa isu tidak sedap saat PPDB, dan kemudian jual seragam sampai jual buku paket. Hamdari juga disebut-sebut sejumlah sumber merangkap jabatan yakni di SMAN 7 dan SMAN 5.

Menyikapi hal ini tokoh masyarakat Pondok Aren mengatakan, rangkap jabatan Hamdari

terkesan ada kepentingan oknum Dinas Pendidikan. Hal ini, menurut dia, berdampak kurang baik terhadap dunia pendidikan karena sesuai aturan keuangan daerah, seseorang tidak boleh mendapatkan gaji ganda yang bersumber dari keuangan negara.

Dengan rangkap jabatan, kata warga itu, yang bersangkutan tidak maksimal melaksanakan tugas pokoknya.karena harus mengurus dua sekolah yang jaraknya cukup  lumayan jauh.

“Pelaksanaan supervisi guru dan tenaga kependidikan, pelaksanaan pengembangan keprofesian

berkelanjutan juga  pelaksanaan tugas tambahan di luar tugas pokok, apakah dia (Kepsek) mampu.Sementara dua kaki di SMAN 7 sedangkan badannya di SMAN 5,” ungkapnya

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/