Jenis-Jenis Organisasi Kurikulum

Jenis-Jenis Organisasi Kurikulum

Jenis-Jenis Organisasi Kurikulum

Jenis-Jenis Organisasi Kurikulum

Kurikulum memilki bermacam-macam bentuk dan organisasinya, bentuk yang paling dikenal dan sangat meluas adalah:

  1. Saparated Subject Curriculum

Saparated Subject Curriculum adalah kurikulum yang terdiri atas mata pelajaran yang terpisah-pisah, terlepas dan tidak mempunyai kaitan sama sekali sehingga banyak jenis mata pelajaran menjadi sempit ruang lingkupnya.

Bahan pembelajarannya disusun secara logis, sistematis dan sederhana dengan batas-batasnya yang ketat. Oleh karena itu akan ada batas-batas bahan pembelajaran untuk tiap-tiap tingkatan, ada batas-batas bahan pembelajaran untuk tiap-tiap mata pelajaran dan tiap-tiap mata pelajaran disajikan tersendiri. Seperti di Perguruan Tinggi Agama Islam misalnya pada fakultas Tarbiyah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab ada mata kuliah Nahwu, Sharaf, Balaghah dan Muthala’ah. Di madrasah-madrasah ada mata pelajaran Al-Quran Hadits, Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam dan Fiqih.

  1. Correlated Curriculum

Correlated Curriculum adalah suatu bentuk kurikulum yang menunjukkan suatu hubungan antara satu mata pelajaran dengan pelajaran lainnya, tetapi tetap memperhatikan ciri atau karakteristik tiap bidang studi tersebut.

 Didalam kurikulum sekolah sekarang ini dikenal ada enam, yaitu:

  1. Pendidikan Agama Islam (Al-Quran dan al-Hadits, Akidah, Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam dan Fiqh).
  2. Ilmu Pengetahuan Sosial (Sejarah, Geografi, dan Ekonomi).
  3. Bahasa (Tata Bahasa, Mengarang, Menyimak, Kesusasteraan dan Pengaturan Bahasa).
  4. Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika, Kimia dan Biologi).
  5. Matematika (Berhitung, Aljabar, Geometrid an Aritmatika).
  6. Kesenian (Seni Tari, Seni Lukis, Seni Suara, Seni Pahat dan SEni Drama).

Sedangkan dalam Perguruan Tinggi Agama Islam misalnya pada semua fakultas ada mata kuliah Bahasa Arab yang sebenarnya adalah fusi dari Nahwu, Sharaf, Khithabah, Balaghah, Muhadatsah dan Muthala’ah.

  1. Integrated Curriculum

Integrated curriculum adalah kurikulum yang menyajikan bahan pembelajaran secara unit dan keseluruhan tanpa mengadakan batas-batas antara satu mata pelajaran dengan yang lainnya.

Sedangkan menurut Hamalik jenis-jenis organisasi Kurikulum diantaranya, yaitu:

  1. Kurikulum mata pelajaran

Kurikulum mata pelajaran (isolated subjects atau subjectmatter curriculum) ini digunakan sebagai bentuk kurikulum yang masih tradisional. Kurikuulum ini sejak lama diterapkan pada sekolah-sekolah kita, sampai dengan munculnya kurikulum tahun 1968 dan kurikulum tahun 1975. Kurikulum ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang terpisah satu sama lain, dan masing-masing berdiri sendiri.
  2. Tiap mata pelajaran seolah-olah tersimpan dalam kotak tersendiri dan diberikan pada waktu tetentu.
  3. Hanya bertujuan pada penguasaan sejumlah ilmu pengetahuan dan mengabaikan perkembangan aspek tingkah laku lainnya.
  4. Tidak didasarkan pada kebutuhan, minat, dan masalah yang ihadapi para siswa.
  5. Bentuk kurikulum yang tidak mempertimbangkan kebutuhan, masalah, dan tuntutan dalam masyarakat yang senantiasa berubah dan berkembang.
  6. Pendekatan metodologi mengajar yang digunakan adalah sistem penuangan (imposisi) dan menciptakan perbedaan individual dikalangan para siswa.
  7. Guru berperan paling aktif, dengan pelaksanaan sistem guru mata pelajaran dan mengabaikan unsur belajar aktif dikalangan para siswa.
  8. Para siswa sama sekali tidak dilibatkan dalam perencanaan kurikulum secara kooperatif.

Ciri-ciri diatas memperlihatkan dengan jelas berbagai kelemahan yang terdapat dalam bentuk kurikulum ini. Olrh karena itu, muncul usaha untuk memperbaikinya dengan mengajukan bentuk kurikulum yang lebih baru.

  1. Kurikulum dengan Mata Pelajaran Berkolerasi

Untuk mengurangi kelemahan dengan adanya keterpisahan diantara berbagai mata pelajaran tersebut, diusahakanlah agar mata pelajaran tersebut tersusun dalam pola korelasi, sehingga lebih mudah dipahami olrh para siswa. Inilah yang dinamakan dengan kurikulum dengan mata pelajaran berkolerasi. Bentuk kolerasi ini terdiri atas dua pola, yaitu kolerasi informal dan kolerasi formal.

Dalam bentuk korelasi informal, seorang guru mata pelajaran meminta agar guru mata pelajaran lainnya mengorelasikan pelajaran yang akan diberikannya dengan bahan yang telah diberikan oleh guru pertama. Sebagai contoh, guru sejarah akan mengajarkan sejarah perang Diponegoro. Kemudian, guru ini meminta guru Ilmu Bumi agar membahas tentang daerah geografis terjadinya perang Diponegoro tersebut. Selanjutnya, guru bahasa diminta agar memberikan pelajaran bercerita tentang suasana masyarakat sewaktu terjadinya perang tersebut.

Agak berbeda dengan korelasi sebelumnya, dalam korelasi formal beberapa guru bersama-sama merencanakan untuk mengorelasikan mata pelajaran yang menjadi tanggungjwabnya masing-masing. Caranya, para guru yang bersangkutan terlebih dahulu menentukan suatu topik atau masalah. Misalnya, para guru menentukan topik “keluarga”. Kemudian, guru Bahasa memberikan cerita yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, guru Menyanyi mengajarkan nyanyian pengantar tidur, guru Ilmu Berhitung memberikan cara pembuatan anggaran belanja dalam keluarga. Begitu seterusnya, sehingga para guru mata pelajaran lainnya dapat memberikan sumbangan terhadap pembahasan topik tersebut. Jadi, ciri-ciri kurikulum ini diantaranya adalah sebagai berikut :

sumber :

Air Battle World War 1.0.38 Apk + Mod (a lot of money)

Close
Menu