Kena Razia, Pelajar di Kota Mojokerto Ini Miliki Tatto Green Day di Lengan Kiri

Kena Razia, Pelajar di Kota Mojokerto Ini Miliki Tatto Green Day di Lengan Kiri

Kena Razia, Pelajar di Kota Mojokerto Ini Miliki Tatto Green Day di Lengan Kiri

Kena Razia, Pelajar di Kota Mojokerto Ini Miliki Tatto Green Day di Lengan Kiri
Kena Razia, Pelajar di Kota Mojokerto Ini Miliki Tatto Green Day di Lengan Kiri

Dari tiga pelajar yang datang ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto karena kedapatan membolos, satu pelajar diketahui badan penuh tatto. Yakni tangan kiri mulai bahu sebelah, lengah hingga jari-jari tangan serta leher sebelah kiri.

Ini diketahui setelah petugas meminta para pelajar tersebut membuka bajunya. S

atu pelajar yang diketahui merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Mojokerto tersebut memiliki banyak tatto di tangan sebelah kiri. Lengan kiri tatto berbentuk melonggarkan penuh.

Sementara di tangan kiri ada gambar tiga personil Green Day dan abjad di jari tangan kiri. “Satu pelajar yang kita sayangkan, di badan ada tatto. Di tangan kiri hampir full ada tatto,” ungkap, Kabid Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), Satpol PP Kota Mojokerto, Hatta Amrullah, Selasa (8/1/2019).
Baca Juga:

Ngaku Anggota BIN, Pelaku Janjikan Mobil Brio
Bakal Cakades Petahana di Mojokerto Wadul DPRD
Ngeri.. Ditemukan Tengkorak Manusia Diduga Habis Dibakar di Mojokerto
Kata Istri di Depan Makam: Mas, Saiki Aku Dewean

Masih kata Hatta, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Konseling Kota Mojokerto

terkait aksi bolos para pelajar tersebut. Yakni terkait maksud dan tujuan membolos serta menggunakan tatto sehingga akan diedukasi dampak yang ada.

“Mereka cenderung kenal di warung kopi itu, tidak kenal awalnya. Ini dari sekolah yang berbeda, ada SMP, SMK dan SMA. Kita panggil orang tua mereka untuk dilakukan pengawasan, juga sekolah agar sama-sama intropeksi diri,” katanya.

Hatta menambahkan, akan menghapus tatto yang dimiliki pelajar tersebut karena statusnya masih seorang pelajar.

Image bertatto sangat negatif dan ke jenjang berikutnya lebih panjang seharusnya memikirkan dampak positifnya. Pihaknya menghimbau agar semua bisa menjaga pergaulan para pelajar.

“Orang tua, lingkungan maupun pihak sekolah diharapkan bisa berperan aktif disini sehingga Kota Mojokerto lebih baik. Ada empat pelajar yang dirazia saat petugas patroli, tiga di Hutan Kota dan satu tanbahan pelajar SMP ditemukan di belakang Gelora A Yani,” tuturnya.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/