Kepala Negara berkunjung ke Museum Majapahit

Kepala Negara berkunjung ke Museum Majapahit

Kepala Negara berkunjung ke Museum Majapahit

Kepala Negara berkunjung ke Museum Majapahit

BPCB Mojokerto

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono berkunjung dan meninjau Museum Majapahit. Turut mendampingi beliau menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II diantaranya Mensesneg Sudi Silalahi, Menag Suryadharma Ali, Menpora Roy Suryo, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menparekraf Mari Elka Pangestu, Kapolri Sutarman , Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan Bupati Mojokerto beserta jajarannya.

Presiden dan rombongan tiba pada pukul 14.00 WIB, disambut oleh Mendikbud Bapak Mohammad Nuh, Wakil Mendikbud Bidang Kebudayaan Ibu Wiendu Nuryanti, Kepala BPCB Mojokerto Drs. Aris Soviyani, SH, M.Hum, jajaran pejabat dilingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan diantaranya Sesditjen Kebudayaan Bapak Nono Adya Supriyanto, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Bapak Harry Widianto, serta seluruh staf BPCB Mojokerto.

Presiden dan rombongan

Selanjutnya, Presiden dan rombongan dipandu menuju ke ruang koleksi logam, di dalam ruang koleksi logam disampaikan paparan tentang pengembangan kawasan cagar budaya Trowulan yang disampaikan oleh Mendikbud Mohammad Noh, setelah mendengarkan paparan dan memberikan arahan, Presiden dan rombongan dipandu berkeliling melihat koleksi yang ada di Museum Majapahit.

Tinggalan Majapahit

Melihat tinggalan Majapahit yang beragam dengan sejarah kebesarannya, Bapak Presiden menyampaikan bahwa “Kerajaan Majapahit menjadi inspirasi bagi negara kita, dimasa lalu, di abad 13 Indonesia sudah berjaya dengan kejayaan Kerajaan Majapahit, maka abad 21 harus bisa lebih berjaya lagi”.

Kunjungan ini berlangsung sekitar satu jam, usai meninjau Museum Majapahit Rombongan Presiden menuju Kabupaten Jombang, dan dijadwlakan akan meninjau PT. Sejahtera Usaha Bersama, dan malam harinya hadir di Pondok Pesantren Tebuireng untuk menghadiri peringatan Haul ke-4 Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid.(noz)

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/