LPMP Kemendikbud Jabar Sosialisasikan Hasil Analisis Rekomendasi Pemetaan Mutu SMA/SM

LPMP Kemendikbud Jabar Sosialisasikan Hasil Analisis Rekomendasi Pemetaan Mutu SMA SM

LPMP Kemendikbud Jabar Sosialisasikan Hasil Analisis Rekomendasi Pemetaan Mutu SMA/SM

LPMP Kemendikbud Jabar Sosialisasikan Hasil Analisis Rekomendasi Pemetaan Mutu SMA SM
LPMP Kemendikbud Jabar Sosialisasikan Hasil Analisis Rekomendasi Pemetaan Mutu SMA SM

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jawa Barat (Jabar) menyosialisasikan hasil analisis rekomendasi pemetaan mutu pendidikan jenjang SMA dan SMK berdasarkan rapor mutu wilayah Provinsi Jabar yang berlangsung di Operation Room Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (24/6/2019). Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi, Muhammad Dudi Solahudin agar diketahui oleh para pemangku kepentingan di daerah. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Disdik Jabar, Firman Adam, unsur pejabat Disdik Jabar serta 13 kepala Kantor Cabang Disdik dan unsur instansi lain (BKD atau Bappeda).

Dudi mengatakan, hasil analisis ini didapatkan dari setiap cabang dinas

dan data yang dihimpun berasal dari sekolah. Pengisian pemetaan pendidikan tersebut sesuai dengan respondennya (kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah, dan pegawai sekolah). “Kemudian digabung dengan data pokok pendidikan, baru keluar rapor mutu dari masing-masing kabupaten dan kota,” tutur Dudi.

Rapor mutu diambil dari pelaporan hasil ujian nasional, kompetensi guru, dan nilai rapor dari 27 kabupaten/kota untuk menganalisis setiap sekolah dari kabupaten/kota tersebut. Rapor tesebut bisa menjadi dasar bagi sekolah guna membuat perencaanaan ke depan untuk pemenuhan 8 standar nasional pendidikan.

“Setiap tahun, capaian pengumpulan data semakin meningkat. Berdasarkan tahun 2018,

sekolah dasar (SD) di Jabar menduduki peringkat ke-4 dari segi kualitas se-Indonesia. Sedangkan sekolah menengah pertama (SMP) di urutan ke-6 serta sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) pada urutan 7 se-Indonesia,” tambah Dudi.

Progres pengumpulan data mutu di Provinsi Jabar, lanjutnya, Kota Banjar sudah mencapai 100%. Adapun rekomendasi dari Kemendikbud untuk terus melakukan pemetaan mutu satuan pendidikan dan melakukan pendampingan terhadap satuan pendidikan melaluui LPMP. Kemudian, menganalisis dan evaluasi instrumen pemetaan mutu dan melakukan upaya quality improvment dalam upaya peningkatan pelayanan terhadap satuan pendidikan

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/