Peminat SMKN Menurun

Peminat SMKN Menurun

Peminat SMKN Menurun

Peminat SMKN Menurun
Peminat SMKN Menurun

Peminat SMKN di Kota Bekasi pada tahun ini mengalami penurunan.

Kondisi ini dipicu karena adanya sistem zonasi pada PPDB SMAN Tahun Pelajaran 2019/2020.

Kepala SMKN 7 Kota Bekasi, Lusharyany Wanturol Tulistyowati, mengatakan pada tahun ini sekolahnya mengalami penurunan minat pendaftar sekitar 30 persen. Pada PPDB hari keempat, SMKN 7 baru menerima 300 calon siswa baru.

Menurut Lusy, jalur zonasi yang diterapkan pada PPDB tingkat SMAN

menjadi pemicu penurunan minat tersebut. “Sistem zonasi itu sangat berpengaruh ke kita. Kondisi ini juga dirasakan oleh SMKN lainnya,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (20/6).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana PPDB SMKN 4 Kota Bekasi, Deni Joharnudin, mengakui hal serupa. Namun, ia tak menyebut penurunan yang terjadi pada tahun ini.

Menurutnya, orang tua maupun wali calon siswa lebih memilih jalur zonasi SMA terlebih dahulu. “Mungkin dengan adanya sistem zonasi di SMA orang tua berpendapat bahwa peluang anak masuk lebih besar dibanding SMK yang tidak menggunakan sistem zonasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Wilayah III, Hery Pansila berpendapat,

penurunan minat SMKN terjadi karena pilihan masing-masing calon peserta didik baru. Apalagi, SMKN merupakan sekolah yang dipilih berdasarkan peminatan atau kejuruan.

“SMK adalah sekolah peminatan yang di pilih oleh masing-masing siswa. Oleh karenanya, siswa yang memang siap untuk bekerja maka cobalah untuk mendaftar ke sekolah kejuruan yang diminati. Jika tidak maka pilihlah sekolah terdekat yang ada di lingkungan sekitar rumah,” paparnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/