Pengertian Kejahatan Transnasional

Pengertian Kejahatan Transnasional

Pengertian Kejahatan Transnasional

Pengertian Kejahatan Transnasional

Fenomena kejahatan transnasional terorganisir

(Transnational Organized Crime) / TOC) terus mengemuka dan membutuhkan perhatian serius dari setiap negara. Bentuk-bentuk TOC – seperti; penyelundupan manusia (Human Trafficing), aksi-aksi pembajakan, kejahatan internet (Cyber Crime), terorisme, peredaran narkoba (Drug Trafficking), pencucian uang (Money Loundering), penyelundupan senjata, dan aneka kejahatan ekonomi internasional – semakin berkembang pesat dan telah teridentifikasi sebagai ancaman keamanan baru.
Dalam konsep lama, keamanan merupakan persoalan yang terkait dengan negara (State Survival), sementara TOC melengkapinya dengan menaruh perhatian keamanan sampai pada tingkat individu (Human Security). Dengan demikian, TOC merupakan fokus yang merekatkan negara dan masyarakat. TOC mengancam negara dalam keseluruhan dimensinya dan pada saat yang sama ancaman TOC terkait erat dengan keamanan individu warga negara.
Demikian pula fenomena yang terjadi di Indonesia, kejahatan transnasional membutuhkan pehatian bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengatasinya. Sehingga, kejahatan trasnasional dapat dicegah.
Ruang Lingkup Isi – Modul ini meliputi pengertian,. bentuk-bentuk, pola, jaringan kejahatan transnasional, seperti: terorisme, illegal logging, illegal fishing, cyber crime, icking (human traff trafficking in child, trafficking in women), illicit in army (gun trafficking), drug traffic king, korupsi, , dan money laundering
Kaitan Modul – Modul ini merupakan modul pertama yang menjadi sub pokok bahasan pengertian, bentuk dan pola. dalam mata kuliah terorisme dan kejahatan transnasional.
Sasaran Pembelajaran – Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat:
  1. Menjelaskan pengertiang dari kejahatan transnasional berdasarkan konferensi PBB tentang kejahatan dan hukum kriminal (United Nation Crime And Criminal Justice Branch) pada tahun 1974.
  2. Menjelaskan bentuk- bentuk dari kejahatan transnasional
  3. Menjelaskan hubungan antar Negara dalam mengatasi kejahatan transnasional
  4. Menjelaskan
 Indikator Penilaian 
  1. Poin penting menjadi indicator penilaian dalam modul ini, meliputi aspek:
  2. Keaktifan di kelas
  3. Tata kerama/ sopan santun
  4. Kerjasam team
  5. keaktifan berdiskusi
  6. Tersusunnya tugas kelompok secara sistemtis dan lengkap (minimal 5 buku teks book mutahir sebagai acuan
  7. Mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber

Sumber: http://ojel.student.umm.ac.id/seva-mobil-bekas/

Close
Menu