Proses Manajemen Strategik

Proses Manajemen Strategik

Proses enam langkah yang meliputi perencanaan, implementasi dan evaluasi strategis.

            Langkah pertama mengidentifikasi misi, tujuan, dan strategi organisasi saat ini. Penting bagi seorang manajer mengetahui apa misi dari perusahaan nya, karena misi merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi. Jika seorang manajer tidak mengetahui apa tujuan dari perusahaanya, tentu manajer tersebut akan melakukan hal dengan sekehendak hatinya.

            Kemudian melakukan analisis eksternal. Seorang manajer harus mampu menganalisis lingkungan disekitarnya. Sehingga manajer tersebut mampu menentukan peluang yang dapat diambil dan ancaman apa yang harus diatasi yang disebabkan oleh lingkungan disekitar perusahaanya.

            Selanjutnya yaitu melakukan analisis internal.  Seorang manajer harus mengetahui sumber daya perusahaan yang meliputi asset, keuangan, fisik, manusia dan tak berwujud yang digunakan untuk mengembangkan, membuat, dan mengantarkan produk sampai kepada pelanggannya.

Selain itu, manajer juga harus mengetahui kapabilitas dari perusahaannya tersebut. Kapabilitas adalah ketrampilan dan kemampuan perusahaan dalam melakukan aktivitas kerja yang diperlukan dalam bisnisnya. Setelah melakukan analisis inernal, manajer harus mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari perusahaanya tersebut. Setelah mengetahui kekuatan dan kelemahan dari perusahaannya, manajer diharapkan mampu memanfaatkan kekuatan perusahaannya, dan mampu menutupi kelemahan dari perusahaannya tersebut.

            Langkah berikutnya yaitu memformulasikan strategi. Dalam memformulasikan startegi, manajer harus mempertimbangkan realitas lingkungan eksternal dan sumber daya dan kapabilitas yang dimilikinya untuk merancang strategi untuk membantu mencapai tujuannya. Ada tiga jenis utama strategi yang diformulasikan manajer : korporasi, bisnis, dan fungsional.

Langkah selanjutnya setelah diformulasikan adlah mengimplementasikan strategi. Kinerja akan tetap saja buruk jika strategi tidak diimplementasikan dengan benar, meskipun sebuah organisasi telah merencanakan strateginya.

            Langkah terakhir dalam proses manajemen strategik adalah mengevaluasi hasil. Dengan cara menilai hasil kerja organisasi yang sebelumnya dan menentukan bahwa memang diperlukan perubahan, Ursula Burns, CEO Xerox, membuat penyesuain strategis untuk memperoleh kembali pangsa pasar dan meingkatkan hasil akhir penyesuaiannya. Perusahaan memangkas pekerjaan, menjual asset, dan mereorganisasi manajemen.

sumber :

https://ronzoniglutenfree.com/nitro-racing-go-apk/

Close
Menu