Sifat Hubungan Orangtua dan Remaja

Sifat Hubungan Orangtua dan RemajaSifat Hubungan Orangtua dan Remaja

  1. Kemandirian

Salah stu sifat anak remaja adalah menginginkan hidup mandiri dan terlepas dari aturan orangtua, sementara orangtua menginginkan anaknya mendengarkan saran mereka. Dalam hal ini orang tua mungkin akan mengalami dilemma antar mengikuti keinginan anaknya atau tetap dalam pendiriannya, pada fase ini orang tua yang memaksakan kehendaknya justru cenderung akan kehilangan kontrol atas anaknya, maka orangtua dituntut untuk memberikan kebebasan juga pengawasan dalam waktu yang bersamaan. Intinya, orangtua harus bisa menyeimbangkan antara kebebasan dan kontrol mereka terhadap anak.

Remaja awal memang tidak terlalu pandai dalam mengamil keputusan yang matang, namun seiring berjalannya waktu dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman, pada masa remaja akhir mereka akan lebih matang dalam mengambil keputusan.

  1. Kelekatan

Dalam sebuah studi ditemukan, bahwa seorang anak yang memiliki kelekatan dengan orangtua cenderung sedikit terlibat dalam prilaku bermasalah, dibanding anak yang kelekatan dengan orangtuanya kurang, termasuk dalam kemampuan menjalin hubungan dan karir, serta teman sebaya.

  1. Konflik Orangtua Vs Remaja

Konflik orangtua-remaja menungkat pada masa remaja awal. Konflik tersebut biasanya bukan konflik yang parah yang menyebabkan dilemma besar, melainkan terjadi karena permasalahan sehari hari. Meskipun sebagian remaja mengalami konflik yang tinggi degan orangtua yang sering dikaitkan dengan hal hal negatif, namun sebenarnya dengan adanya konflik ini bisa berdampak positif, orangtua bisa melakukan negosiasi dengan anak sehingga dapat meningkatkan hubungan orangtua dan anak, selain itu konflik juga bisa membantu anak dalam meningkatkan kemandirian dan identitas,serta membantu anak m

 

Pos-Pos Terbaru

 

Close
Menu