Sistem Kebudayaan dan Fungsinya

Sistem Kebudayaan dan Fungsinya

Sistem Kebudayaan dan Fungsinya

Sistem Kebudayaan dan Fungsinya
Sistem Kebudayaan dan Fungsinya

Kebudayaan sebagai sistem adaptif

mempunyai fungsi sebagai sarana untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial. Sebagai salah satu contoh pertanian subsistensi dengan cara peladangan berpindah merupakan strategi adaptasi terhadap lingkungan perbukitan yang hanya mengandalkan air dari hujan. Sehingga padi yang dikembangkan berbeda dari pada sawah. Di dalam kebudayaan industri menerapkan aturan-aturan standar mutu adalah strategi adaptasi terhadap pasar global.

Kebudayaan sebagai sistem kognitif

adalah segala sesuatu proses yang terjadi di dalam otak manusia. Cara berpikir masyarakat tradisional, misalnya, lebih banyak mengandalkan analogi-analogi sedangkan cara berpikir ilmiah yang memerlukan bukti-bukti untuk mendukung pernyataannya.

Kebudayaan sebagai sistem struktur

dari simbol-simbol yang dimiliki memiliki anlogi dengan struktur pemikiran manusia. Di dalam kesenian, membuat rumah, dalam menulis cerita komposisi yang terlahir merupakan model dari pemikiran manusia. Misalnya penempatan kanan kiri, utara-selatan, barat-timur, hitam-putih, siang-malam merupakan salah satu model berpikir manusia secara oposisi biner. Karena dalam berpikir manusia ikut serta bagaimana kita tahu kanan kalau kita tidak mengetahui kiri sebelumnya. Bagaimana kita tahu malam kalau sebelumnya kita tidak mengalami siang. Pembagian kategori yang bertentangan ini merupakan ekspresi model berpikir yang kita sadari.

Kebudayaan sebagai sistem simbol

dan makna-makna yang dimiliki bersama. Simbol merupakan hubungan antara penanda dan petanda berdasarkan konvensi. Bagi orang Indonesia bendera merah putih (penanda) dan makna yang bisa kita baca (petanda) adalah berani dan suci. Mungkin bagi kebudayaan lain merah putih belum tentu mempunyai makna yang sama dengan kita. Dalam menyampaikan suatu konsepsi peranan simbol-simbol sangat penting, simbol dapat berupa kata, angka, gerak tubuh yang bermakna. Bagaikan suatu kalimat, suatu simbol bisa langsung dibaca maknanya, tetapi adakalanya suatu simbol tidak berdiri sendiri sehingga maknanya bisa dibaca ketika ia muncul bersama dengan simbol-simbol lain.

Sumber: https://www.ayoksinau.com/