Sistem Sosial

Table of Contents

Sistem Sosial

Sistem sosial model ini menghendaki guru berangkat dari asumsi bahwa guru hanya sebagai fasilitator dan reflector saja. Yang lebih di utamakan adalah keaktifan siswa. Karena siswa bertanggung jawab penuh atas pendidikan mereka sendiri . Peran guru lebih dari sekedar pemberi ilmu pengetahuan, tetapi guru adalah rekan belajar, model, pembimbing dan mengubah kesuksesan siswa. Artinya, kewenagan dibagi antara siswa dan guru. Norma yang berlaku terletak pada kebebasan berfikir dan berpeilaku saat dalam proses pembelajaran. Ganjaran yang dipakai tidak bersifat hukuman namun perayaan. Karena perayaan dapat memperkuat kesuksesan dan motivasi siswa. Misalnya, berupa pujian,tepuk tangan, empati dari guru,dll. Dan untuk menata suasana hati siswa, dapat digunakan musik saat proses pembelajaran.

Guru menanamkan nilai dan keyakinan yang positif dalam diri siswa. Mengutamakan keberagaman dan kebebasan sebagai kunci interaksi dan bersifat humanistik. Guru juga menyeimbangkan ketermpilan akademis, keterampilan hidup dan prestasi material siswanya. Serta mengintegrasikan totalitas tubuh dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran bisa berlangsung nyaman dan hasilnya optimal.

  1. Prinsip Reaksi

Dalam quantum teaching guru mampu menumbuhkan kreatifitas siswa, sehingga siswa tahu akan manfaat yang telah dipelajarinya. Guru mampu berinteraksi dengan siswa sehingga tercipta suasana yang kondusif dalam proses belajar mengajar dan selanjutnya guru memberikan perayaan atas apa yang dicapai siswa.

  1. Sistem Pendukung

Sarana yang dibutuhkan dalam model pembelajaran ini berbeda-beda, tergantung pada fungsi dari pembelajaran itu sendiri. Jika pembelajaran itu berhubungan dengan kontra akademik, maka sumber-sumber yang sesuai harus tersedia. Namun jika pembelajaran itu berbicara tentang penyuluhan terhadap masalah perilaku, maka tidak diperlukan sumber, tapi cukup dengan keterampilan guru dalam menyuluh.

sumber

Close
Menu