WNI di Kapal Mavi Marmara Belum Jelas

WNI di Kapal Mavi Marmara Belum Jelas

WNI di Kapal Mavi Marmara Belum Jelas

WNI di Kapal Mavi Marmara Belum Jelas
WNI di Kapal Mavi Marmara Belum Jelas

Jakarta – 2 Orang tewas dan 30 lainnya luka-luka saat kapal Mavi Marmara yang membawa bantuan untuk Palestina ditembaki helikopter Israel. 12 Orang WNI juga berada di dalam kapal tersebut.
“Ada 12 orang WNI yang berada di kapal itu,” kata Direktur Operasional Sahabat Al Aqsha, Amirul Iman, saat dihubungi detikcom, Senin (31/5/2010).
Menurut Amirul, 12 WNI itu terdiri dari tiga lembaga swadaya masyarakat KISPA, MER-C
(Medical Emergency Rescue Committee), dan Sahabat Al-Aqsa. Dari 12 orang itu, juga ada lima wartawan, yaitu Aljazeera Indonesia, TV-One, Hidayatullah.com, Majalah Alia, dan Sahabat Al-Aqsha.
“Kami belum bisa mendapatkan konfirmasi apakah ada orang Indonesia yang terluka dalam serangan itu,” kata Amirul.
Menurut Amirul, semua pihak berusaha menghubungi rombongan Mavi Marmara. Namun masih ada kesulitan komunikasi untuk bisa menghubungi mereka.
Kapal Mavi Marmara ditembaki helikopter Israel. Padahal kapal ini hanya berisi orang sipil dan membawa bantuan kemanusiaan.

Baca Juga :